Selasa, 03 Januari 2012

SIFAT FISIKA

Sifat Fisika Zat
http://e-dukasi.net/images/blank.gif
Zat  adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang, setiap zat mempunyai  sifat yang berbeda. Kawat yang terbuat dari tembaga dapat kamu bengkokkan dengan mudah, sedangkan sebatang besi sulit dibengkokkan.

Sifat yang dapat diamati secara langsung tanpa mengubah susunan zat, misalnya wujud, warna, kelarutan, daya hantar listrik, dan kemagnetan. dinamakan sifat fisika.

Sifat fisika suatu benda, antara lain:
1. Wujud Zat
2. Warna Zat
3. Kelarutan
4. Daya Hantar Listrik
5. Kemagnetan
6. Titik didih dan titik lebur
-     Wujud Zat
http://e-dukasi.net/images/blank.gif
Zat dapat memiliki tiga macam wujud, padat,cair dan gas. Wujud zat dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, perubahan wujud zat dapat dikarenakan zat menerima panas atau melepaskan panas.
 http://www.ilpi.com/msdS/ref/gifs/statesofmatter.gif
Contoh dari perubahan wujud zat disebakan karena zat  menerima panas adalah proses melebur yaitu proses dari zat padat menjadi zat cair. Proses perubahan wujud yang lain adalah, mengembun, menguap, menyublim, dan membeku.
Susunan partikel zat padat, cair dan gas memiliki susunan yang berbeda satu dengan yang lain

Zat padat memiliki parikel-partikel yang menempati posisi yang tetap,gaya tarik-menarik yang kuat, dan gerak partikel hanya berupa getaran.

Zat cair memiliki jarak antar partikel tetap dan agak berjauhan,gaya tarik menarik antar partikel lemah, gerakan partikel lebih lincah dan partikel dapat berpindah tempat.

Gas memiliki jarak partikel yang berubah ubah, hampir tidak ada gaya tarik-menarik , dan gerakan partikel sangat bebas.


-     Warna Zat
http://e-dukasi.net/images/blank.gif

Warna  merupakan salah satu sifat fisika suatu zat . Setiap jenis benda memiliki warna yang berbeda-beda. Misalkan saja besi dan tembaga memiliki warna yang berbeda.                

Warna merupakan sifat fisika yang dapat kita amati  secara langsung.Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang membedakan antara zat satu dengan zat lain. Misal, aluminium berwarna silver, dan karbon berwarna hitam

 http://e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_493/Image/h5.jpg
-     Kelarutan
http://e-dukasi.net/images/blank.gif
http://e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_493/Image/h6.jpgKelarutan atau solubilitas adalah kemampuan suatu zat terlarut  (solute), untuk larut dalam suatu pelarut (solvent). Biasanya jika zat pelarutnya air sering disebut dengan larutan, misalnya gula yang larut dalam air biasa disebut larutan gula.
Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat tertentu. Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut.
Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi pasir tidak dapat larut dalam air. Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika.

Kelarutan suatu zat dapat bergantung pada suhu, derajat keasaman, dan jenis pelarut.

-     Daya Hantar Listrik
http://e-dukasi.net/images/blank.gif

http://e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_493/Image/h7.jpg
Setiap benda mempunyai sifat penghantaran listrik yang berbeda, hampir seluruh logam merupakan penghantar listrik yang baik. Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor seperti aluminium, tembaga, besi, sedangkan benda yang sulit menghantarkan listrik disebut isolator seperti karet, kayu, dan plastik, daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya.
Misalkan, jika seutas tembaga dihubungkan dengan baterai dan sebuah lampu. Akibat yang dapat kamu amati adalah lampu dapat menyala, Sebaliknya jika kawat tersebut kamu ganti dengan isolator seperti plastik, atau kayu , maka lampu tidak akan menyala. Dapat kita simpulkan bahwa daya hantar listrik merupakan sifat fisika.

-     Kemagnetan
http://e-dukasi.net/images/blank.gif
http://e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_493/Image/h8.jpgBerdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik dan benda non magnetik.
Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet
Benda non magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.
Misal, terdapat campuran antara serbuk besi dan pasir.
Pemisahan campuran ini tidak dapat dilakukan dengan penyaringan atau pengayakan. Cara yang lebih mudah adalah dengan mendekatkan sebuah magnet pada campuran tersebut. Serbuk besi termasuk bahan magnetik, maka akan tertarik pada magnet tersebut.

Perbedaan sifat magnetik zat dapat digunakan untuk memisahkan suatu zat dalam campuran. Kemagnetan suatu benda merupakan sifat fisika suatu zat.



-     Titik didih dan Titik lebur
Titik didih adalah suhu dimana suatu zat mendidih, sedangkan titik lebur adalah suhu dimana zat padat melebur. Pada zat cair seperti air dan alkohol mempunyai titik didih yang berbeda, titik didih air 100OC sedangkan alkohol 78 oC, sedangakan tembaga mendidih di suhu 1.187 oC. Titik didih suatu zat dapat naik dengan cara menaikan tekanan dan menambahkan ketidak murnian pada zat tersebut, begitu pula sebaliknya.

Titik lebur suatu zat dapat berubah-ubah dipengaruhi oleh tekanan udara,dan ketidakmurnian zat. Apabila tekanan udara luar berubah-ubah, maka titik lebur zat juga akan mengalami perubahan. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa pada tekanan udara lebih dari 76 cmHg es akan melebur di bawah suhu 0 0C, sedangkan dengan penambahan ketidakmurnian zat titik lebur zat akan menurun.
Garam yang dicampurkan dengan es batu dapat menurunkan suhu es hingga di bawah 0 0C. Peristiwa ini dapat digunakan untuk mendinginkan air menjadi es pada pembuatan es krim. Turunnya suhu disebabkan garam menurunkan titik lebur es.
Titik klebur dan titik didih suatu zat merupakan sifat fisika zat